lagu

kursor

Valentine's Day Pumping Heart >

animasi

Selasa, 21 Maret 2017

yamaha yzr m1 Tim Movistar Yamaha MotoGP telah memperkenalkan kuda besi barunya, yaitu Yamaha YZR-M1 2017. Motor ini memiliki desain berbeda dibandingkan Yamaha YZR-M1 2016, karena kita tak lagi menjumpai Winglet pada bagian depan Yamaha M1. Yah, penyelenggara MotoGP telah melarang pemakaian Winglet, sehingga kita tak akan lagi menjumpai Winglet pada motor yang mengikuti ajang MotoGP 2017. Tak hanya Yamaha, tim lain seperti Ducati, Suzuki, KTM, dan Honda juga menghilangkan fitur tersebut.

Hilangnya Winglet diharapkan akan meningkatkan handling motor menjadi lebih baik. Sejatinya Winglet berfungsi untuk memberikan gaya tekanan kebawah akibat atau Downforoce. Alhasil Winglet akan meningkatkan traksi ban depan dan meningkatkan kemampuan akselerasi diatas lintasan. Sayangnya Winglet dianggap mengancam keselamatan pembalap MotoGP, sehingga komisi MotoGP memutuskan untuk melarangnya.
Menurut kami, hilangnya Winglet pada Yamaha YZR-M1 2017 semakin menambah keren desain motor ini. Secara keseluruhan desainnya memang tak jauh berbeda dengan Yamaha YZR-M1 2016. Begitu pula dengan embel-embel sponsor yang terpasang di bodi Yamaha YZR-M1 2017. Namun kita tak akan lagi menjumpai warna putih pada motor tunggangan Valentino Rossi dan Maverick Viñales. Pasalnya, sekujur bodi Yamaha YZR-M1 2017 dibalut warna biru dan hitam yang tampak semakin sporty dengan suspensi depan UpSide Down berwarna emas.

Advertisement

Untuk spesifikasinya, Yamaha YZR-M1 2017 mengusung mesin 1000cc dengan empat silinder inline dan crossplane crankshaft yang disempurnakan sistem pendingi Liquid Cooled. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimal melebihi 240 Horsepower dan torsinya menembus 176 KW. Lalu ada pula ECU buatan Magneti Marelli yang disesuaikan dengan peraturan FIM. Kemudian untuk transmisinya, Yamaha YZR-M1 2017 mengadopsi transmisi 6 percepatan yang lebih responsif dibandingkan motor sport 1000cc pada umumnya.
Spesifikasi Yamaha YZR-M1 2017 semakin sempurna dengan suspensi depan belakang yang dibuat oleh Ohlins. Lalu ada pula velg berukuran 17 inci yang disesuaikan dengan ban Michelin bertipe basah atau kering. Kemudian untuk bagian pengereman, Yamaha YZR-M1 2017 memiliki rem depan buatan Brembo. Dimana bagian depan telah terpasang dua rem cakram karbon berukuran 340 mm atau 320 mm. Sedangkan bagian belakang memakai satu rem cakram yang terbuat dari  stainless steel dengan dua piston kaliper.

Spesifikasi Yamaha YZR-M1 2017

  • Mesin : 1000cc Liquid cooled inline four-cylinder with crossplane crankshaft
  • Tenaga Maksimal : 240 horsepower
  • Torsi Maksimal : 176KW
  • Transmisi : Six-speed cassette-type gearbox with alternative gear ratios available
  • ECU : By Magneti Marelli, in accordance with FIM Regulations
  • Suspensi : Öhlins upside down front forks and Öhlins rear shock
  • Chasis : Aluminium twin tube DELTA BOX with multi-adjustable steering geometry. Aluminium swingarm
  • Rem Depan : Brembo, two 320 mm or 340 mm carbon front discs, two four-piston callipers.
  • Rem Belakang : Single stainless steel rear disc, twin-piston calliper
  • Ban : Michelin, 17” front and rear, available as slick and wet tyres
  • Velg : Forged Magnesium 17” front and rear
  • Berat : 157 Kg, in accordance with FIM Regulations
  • Knalpot : Akrapovic

Desain Yamaha YZR-M1 2017 Valentino Rossi


Desain Yamaha YZR-M1 2017 Maverick Viñales

 

Kamis, 09 Maret 2017

honda rcv 2017

Jakarta - Bertempat di Arena JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Tim Repsol Honda meluncurkan motor balap untuk MotoGP 2017. Honda RC213V diharapkan bisa mempertahankan titel juara dunia milik Marc Marquez.

Peluncuran motor baru Tim Repsol Honda itu dilakukan Jumat (3/2/2017) hari ini sekitar pukul 15:30 WIB. Kedua pebalap Repsol Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa hadir dalam acara tersebut.

Honda secara resmi meluncurkan motor barunya di depan puluhan wartawan lokal dan luar negeri. Marquez dan Pedrosa menyibak kain yang menutupi motor RC213V, yang disambut tepuk tangan meriah dari peserta yang hadir.

Dalam acara itu turut hadir juga Managing Director Repsol Honda Livio Suppo dan beberapa petinggi Honda Racing Corporate (HRC)

Tak ada perbedaan jauh dari motor musim lalu yang membawa Marquez juara terkait desain livery-nya. Namun perubahan drastis tentu pada tiadanya winglet yang memang sudah dilarang.

Marquez selaku juara bertahan langsung optimistis dengan motor barunya tersebut seraya menegaskan juara dunia masih jadi target utamanya.

"Kini kami memasuki musim baru dan situasinya tetap sama. Kami mencoba bekerja keras selama sesi pramusim dan tentu saja bersaing memperebutkan titel juara," ujar Marquez kepada wartawan.

"Target jelas adalah bertarung memperebutkan gelar juara dan di setiap balapan kalau bisa kami harus menang; selalu berada di depan dan jadi yang tercepat. Semoga saja bisa bebas dari cedera karena itu penting dan selalu menjadi yang tercepat," timpal Pedrosa.
Marquez dan Pedrosa sendiri sudah melakoni tes pramusim pertama di Sepang selama tiga hari lalu. Marquez sendiri cuma jadi pebalap ketiga terbaik dalam total torehan waktu, di bawah Maverick Vinales dan Andrea Iannone.

Honda meraih gelar juara ganda di musim 2016 lalu. Pabrikan asal Jepang itu mengantar Marquez merebut titel juara dunia, dan dilengkapi dengan sukses merebut titel juara konstruktor.

Upaya Honda mempertahankan dua titel tersebut diprediksi akan sulit musim ini terkait pergantian komposisi tim. Jorge Lorenzo akan memperkuat Ducati mulai musim 2017, menemani Andrea Dovizioso. Sementara kursi kosong Lorenzo di Yamaha sudah diisi pebalap muda penuh potensi, Maverick Vinales.

ducati desmosedici



Jauh sebelum tahun 2015 Honda merilis RC213V-Street limited-production motogp replica yang legal dipakai di jalan raya dan bisa dibawa pulang, Ducati Corse sudah lebih dulu menyediakan nya yaitu motor Desmosedici RR. Tahun 2006 motor ini di pamerkan pertama kali pada event balapan motogp di Italia.
Motor impian dengan segudang kecanggihan Bro berasal dari teknologi Ducati motogp saat itu. Ducati Desmosedici RR meng-adopsi motor Ducati Corse Desmosedici GP6 motogp yang dibawa oleh Loris Capirrosi dan Sete Gibernau pada musim balap 2006. Identik mulai dari bentuk fairings, frame-swing arm, suspensi dan engine V4 cylinder Twin-Cam.
Di awali dari keputusan Ducati untuk mengikuti balapan motogp tahun 2001. Menurut Claudio Domenicali proyek motogp dengan engine 4-tak hampir tidak terjadi. Ada perdebatan besar saat itu untuk ikut partisipasi atau tidak. Balapan Grand Prix di kelas utama mengalami perubahan siknifikan dengan format baru yaitu dari engine 2-tak 500cc ke 4-tak 990cc. Sejak ikut serta pada event balapan WSBK motor Ducati twin engine sering kali meminpin dengan menyabet banyak kemenangan titel juara dunia. Untuk kelas baru Grand Prix yang dikenal kemudian sebagai motogp diperlukan keberanian karena tidak lagi ideal kalau tetap memakai V-twin engine mengingat memiliki keterbatasan untuk naik ke putaran yang lebih ekstrim lagi. Kemudian diputuskan untuk ikut partisipasi, hanya tidak dengan engine V-twin cylinder melainkan V-4 cylinder.
Ahli mesin (engineers) di markaz Ducati memang mendahulukan coba riset dan pengembangan V-twin engine sebagai lambang supremasi dan telah menjadi tradisi Ducati. Tapi untuk mewujudkan power output menyentuh 230 hp at the back wheel disemburkan dari V twin engine bukan perkara mudah. Perlu ukuran bore cylinder yang extra extra large dan stroke yang ultra pendek. Engine yang sangat oversquare di asumsikan akan muncul problem pada ruang bakar (combustion chamber). Akhirnya pilihan jatuh ke engine V-4 cylinder yang memang ideal untuk revving menyentuh 17000rpm!. Engine V-twin Ducati 1199R Panigale WSBK tahun 2012 superquadro sudah dimungkinkan untuk mengeluarkan maks power lebih dari 200 hp di ban belakang pada putaran 11500 rpm.
Piston Desmosedici RR design yang sama dengan motogp kecuali dua ring kompresi. Piston motogp memakai satu ring kompresi.
Engine Desmosedici RR V 4 cylinder 989 cc memakai catalytic converter dan sistim exhaust knalpot yang telah memenuhi peraturan emisi dan level kebisingan sesuai pemakaian jalan raya. Tapi pembelian motor ini juga sudah termasuk tabung knalpot dengan level kebisingan tinggi di 104 dB dan tinggal di pasangkan kalau si owner ingin suara lebih keras mirip motogp.
Engine memiliki sudut 90 derajat dimana masing-masing pasangan piston bagian kiri dan kanan menggunakan crankpin yang sama, posisi kedua crankpin offset di 70 derajat. Firing order tiap piston meledak pada interval 0-90-290-380 derajat rotasi crankshaft, memberikan power delivery yang baik pada traksi ban dengan aspal dan tidak agresif. Juga bersahabat dengan gearbox karena memungkinkan masa kerja yang panjang, tidak seperti big-bang yang cepat merusak gir transmisi dan bearing.

Kedua camshaft digerak dengan gir yang lebih memberikan ketepatan timing dibandingkan memakai rantai. Aktuasi buka dan tutup klep dengan tuas (cam follower) yang terhubung pada camshaft lobe. Gejala valve floating pada rpm tinggi karena per klep keluar dari jalur osilasinya tidak terjadi. Big bore piston memberi keuntungan valve area yang besar tentunya airflow makin efisien. Hanya klep intake/exhaust ukuran extra large memerlukan ukuran per yang besar juga yang mana memerlukan energi ektra untuk menekannya. Dengan sistim desmodromic kerugian karena kondisi inefisiensi tersebut bisa dihindarkan.
Tuas atau camshaft follower di polish untuk mengurangi friksi dan menambah kekuatan. Demikian pula pada titanium connecting-rod yang melalui proses gas nitrit selama 50 jam! , juga untuk faktor kekuatan. Cylinder head dan engine crankcase terbuat dari aluminium alloy di proses dengan cara sand-casting dan di bubut. Engine cover terbuat dari magnesium AZ91 alloy. Engine Desmosedici RR hanya lebih lebar 17, 5 mm dari engine Ducati 1098 V twin dan lebih kecil pada bagian lainnya. Semua itu menjadikan engine keseluruhan yang ringan dan dimensi yang ringkas atau compact.
Supply bensin menggunakan Magneti Marelli dengan throttle body 50 mm dan dipasangkan injector yang memiliki 12 lubang jet untuk menyempurnakan atomisasi udara dan bbm. Pengaturan air & fuel ratio (AFR) dilakukan oleh ECU yang juga merk Magneti Marelli.
Bore dan stroke Desmosedici RR identik dengan engine motogp Ducati GP6 yaitu 86 mm x 42,6 mm, sangat oversquare dengan rasio sebesar 2:1. Biasanya sportbike memiliki rasio bore x stroke sekitar 1,6:1, jadi engine sangat gembira ria revving menyentuh 17000 rpm seperti motogp. Kompresi statik piston 13,5:1 menggunakan piston forged yang sama dengan motogp, hanya berbeda pada penggunaan dua ring kompresi. Engine khusus balap biasanya memakai satu ring kompresi untuk mengurangi friksi tapi masa kerja yang pendek. Engine memproduksi power output 200 hp di ban belakang pada putaran 13800 rpm, torsi puncak sebesar 115,7 Nm di 10500 rpm.
Sebagai perbandingan motor hypersport 1000cc jalan raya terganas saat ini masih dipegang oleh BMW S1000RR dengan power 185 hp pada 13000 rpm dan torsi maks 107,7 Nm di 10500 rpm at the wheel. Tester majalah luar negeri mengatakan betapa dasyatnya akselerasi S1000RR saat masuk powerband yang seakan-akan memaksa melepas pegangan si rider dari handlebar. Mungkin kalau kedua motor akselerasi bersamaan, BMW S1000RR akan sanggup menempel Desmosedici RR. Tapi hanya sampai di putaran 10500 rpm, di atas itu dimana torsi beralih ke horsepower maka Desmosedici RR akan lebih cepat lagi dari S1000RR. Jelasnya kedua motor bukan untuk rider yang memiliki keberanian dibawah rata-rata kalau gaz dibuka lebar Bro, contohnya seperti saya ini kurang nyali.
Bagaimana Desmosedici RR ini berperi-laku di track? Casey Stoner yang waktu itu membawa Ducati GP7 800cc dan belum pernah mencoba engine 990cc melakukan tesr ride. Menurutnya motor pastinya memiliki banyak torsi di rpm tengah, tidak seperti motogp 800cc yang baru mulai hidup menendang di 10000 rpm. Stoner beberapa kali keluar tikungan mengalami kesalahan memilih gir transmisi yang terlalu tinggi, tapi torsi besar yang tersedia tetap sanggup mendorong motor dengan kuat. Performa rem juga istimewa, Stoner melakukan pengereman pada titik (brake marker) yang sama saat dia membawa Ducati GP7 800cc. Dengan ban slicks menurutnya lap time yang dapat dibuat Desmosedici RR antara 5-6 detik lebih lambat dari motogp GP7 800cc. Performa yang luar biasa untuk ukuran motogp 200 hp yang bisa dikendarai secara legal di jalan raya, dilengkapi headlight, lampu sein dan lampu rem. Bisa jalan malam hari dan parkir di mal.
Menurut Loris Capirossi yang juga test ride di sirkuit, motor Desmosedici RR sekitar 5 detik lebih lambat dari GP7 800cc. Motor menurutnya sangat balance, power delivery yang mirip dengan GP6 990cc. Capirossi juga menggunakan referensi titik pengereman yang sama seperti motogp 800cc.
Swingarm dibuat dari lembaran aluminium dibentuk dan di las. Memiliki ketahanan dari beban torsi sebesar 35 persen lebih kuat dari swingarm Ducati 999. Sub frame belakang, airbox, spakbor (mudguard), front fairings semua dari carbon fiber yang mengurangi berat siknifikan. Bobot motor tanpa bbm, water coolant 171 kg, lebih berat sekitar 13 kg dari berat kosong motogp 1000 cc 158 kg.
Chassis motor sebagian besar ditopang (support) oleh engine itu sendiri dimana swingarm dan suspensi belakang tersambung pada bagian belakang engine. Demikian juga trellis sub frame depan yang menjadi pegangan head tube menyambung ke bagian atas engine.  
Ada andil designer Formula one Inggris Alan Jenkin pada faktor aerodinamik dan bentuk body. Motor di produksi dengan tangan sebanyak 1500 unit dan dapat di tebus saat itu seharga USD72000. Walhasil Desmosedici RR tidak di sangsikan sebuah masterpiece dari pabrik di Borgo Panigale Italia. Dan biasanya rider Indonesia gak ketinggalan sudah ada yang punya motor ini. Demikian wassalam dan salam sejahtera.
Source : 2007 Rapid Magazine Australia
Specification :
Engine Four stroke, L-four cylinder, DOHC, Desmodromic, 4 valves per cylinder, gear driven camshafts. Capacity 989 cc. Bore x Stroke 86 x 42,56mm. Cooling System Liquid-cooled. Compression Ratio 13.5:1. Lubrication Wet sump. Fuel system Four 50 mm Magneti Marelli throttle bodies, 12-hole “microjet”with injectors over throttle, manual idle control. Exhaust ‘4 into 2 into 1’vertical exit exhaust/silencer. Clutch Dry multi-plate slipper clutch, hydraulically actuated. Ignition Digital CDI. Transmission 6-Speed; Cassette type. Frame Tubular steel trellis hybrid, carbon fibre seat support, aluminium swingarm. Front Suspension Öhlins FG353 PUFF forks USD 43 mm pressurized, with preload, rebound and compression adjustment, TiN coated sliders. Rear Suspension Öhlins rear shock, with rebound, low/high speed compression adjustment, and hydraulic preload adjustment. Front Brakes Two Brembo radial monoblock calipers with four 34 mm pistons; two semi-floating 320 mm x 6 mm discs, with machined flange: the same as GP6 wet race set-up. Rear Brakes 240 mm fixed disc, floating caliper with two 34 mm pistons. Front Wheel Marchesini forged and machined magnesium alloy wheels, with 7 spoke design as GP6 Rear Wheel Marchesini forged and machined magnesium alloy wheels, with 7 spoke design as GP6. Front Tyre Bridgestone 120/70 R17. Rear Tyre Bridgestone 200/55 R16. Rake 23,5° / 24,5°. Wheelbase 1430 mm / 56.3 in. Seat Height 830 mm / 32.7 in. Dry Weight 171 Kg. Fuel Capacity 15 Litres.
 
 
 
 

kawasaki z800

PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) akhirnya melengkapi sepeda motor kelas premium dari seri Z-nya. Jika publik lebih sibuk membicarakan seri Ninja ZX-10R yang merupakan motor beraura balap, maka tak lantas hal ini membuat PT KMI ‘melupakan’ keluarga Kawasaki Z. Ya, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Kawasaki Z800 yang merupakan salah satu seri tertinggi dari keluarga Kawasaki Z Series. Sedikit flashback, motor bergenre street fighter Kawasaki Z800 sendiri pertama kali dihadirkan di Indonesia pada tahun 2013 silam. Di saat penggemar moge di Indonesia sedang digandrungi tipe motor sport ber-cc besar, Z800 berhasil mencari perhatian di segmen motor street fighter bersama Ninja ER6 N. Kawasaki Z800 dikenal sebagai moge bergaya street fighter yang memiliki performa ganas dan akselerasi mantap. Bodi berotot dengan tampang lumayan ‘seram’ tetap tercermin pada sosok baru Kawasaki Z800 ini. PT KMI pun menghadirkan Z800 sekaligus memperingati usia Kawasaki seri Z yang kini genap berusia 40 tahun. So, Kawasaki Z800 ini pun dihadirkan guna memberikan impresi berkendara yang lebih eksklusif.
Kawasaki Z800 versi 2015 yang diumumkan September ini merupakan versi update dari seri Z800 sebelumnya. Meski ubahannya tak terlalu mencolok, namun Z800 generasi terbaru ini tetap memberikan aura segar yang tercermin pada konsep bodinya yang lebih agresif. Sebagai motor premium, Kawasaki Z800 tetap dibekali mesin ‘gahar’ berupa mesin DOHC 4-stroke segaris 16 katup dengan kubikasi mencapai 806 cc. Kehadiran mesin tersebut akan memberikan tarikan yang mantap diiringi dengan performa stabil saat Kawasaki Z800 diajak melaju pada speed tinggi. Mesin berpendingin cairan itupun telah menggunakan teknologi Fuel Injection pada sistem bahan bakarnya yang akan menghasilkan pembakaran lebih sempurna di ruang dapur pacunya. Untuk memberikan efek ‘tongkrongan’ yang gagah, sebenarnya Kawasaki Z800 ini dibangun dengan dasar sasis milik Kawasaki Z750, namun dengan penyempurnaan pada bagian subframe aluminium pada setiap sisi engine yang membuat getaran pada mesin menjadi lebih halus. Nah, untuk mengetahui lebih jelas mengenai moge street fighter terbaru dari Kawasaki ini, Mas Sena sudah menyiapkan ulasan lengkap spesifikasi dan harga Kawasaki Z800 pada segmen-segmen di bawah ini. Silahkan simak, Bro!

Review Kawasaki Z800

Desain

Moge Bergaya Street Fighter dengan Desain Bodi Agresif
Seperti yang kita ketahui, bahwa spesifikasi Kawasaki Z800 memiliki desain bodi yang kental dengan aura street fighter sejati. Dengan desain yang gambot penuh lekukan tajam, Z800 benar-benar terlihat gagah seperti motor berkubikasi di atas 1.000 cc. Dimulai dari desain headlamp, kesan galak langsung terlihat dari desain headlamp Kawasaki Z800 ini. Berbentuk seperti predator, headlamp motor baru dari Kawasaki ini terlihat begitu ‘bengis’. Dari samping, bodi Z800 juga menampilkan kesan yang gagah dengan bagian upper engine berdesain melengkung yang dipadukan dengan shrouds yang kali ini ditempatkan lebih rendah. Konsep bodi Kawasaki Z800 yang baru ini membuat aura street fighter lebih kentara. Untuk bagian jok, motor baru ini sudah menganut model jok terpisah atau split sehingga motor ini akan nyaman bagi pemboncengnya. Kemudian, pada bagian lampu belakang Kawasaki Z800 sudah mengadopsi desain lampu LED taillight yang berbentuk lebih slim, namun tetap cantik. Kesan gahar pada motor baru besutan Kawasaki ini pun ditambah dengan penutup mesin atau under cowl yang bersudut tajam. Beranjak ke bagian mesin, semua part luar pada mesin dilabur dengan warna hitam doff sampai pada bagian muffler, kecuali pada moncong muffler yang dipermanis dengan aksen silver. Lalu, stang yang ada pada Kawasaki Z800 juga menganut model handle bar khas motor street fighter. Spesifikasi Kawasaki Z800 pada bagian desain pun disempurnakan dengan bentuk muffler yang berukuran besar dengan bentuk yang sangat futuristik. So, style baru yang diusung oleh Z800 ini benar-benar kental beraroma street fighter.

Speedometer

Panel Speedometer Atraktif Full Digital
Berlanjut pada bagian speedometer dari spesifikasi Kawasaki Z800 ini. Pada panel dasboardnya, motor baru besutan Kawasaki ini pun menggunakan konsep desain speedomoter minimalis namun tetap dengan sentuhan modern. Kesan modern pada Kawasaki Z800 bisa ditemukan pada bagian speedometer yang kali ini mengusung panel full digital. Sekilas, panel dasboard pada Kawasaki Z800 ini hanya berbentuk seperti balok yang ditempatkan pas di tengah-tengah bagian kepalanya. Panel dasboard tersebut dibagi menjadi tiga bagian. Panel utama diisi oleh penunjuk speedometer, odometer, jam, serta trip meter. Lalu ada juga panel indikator Economical Riding Indicator  yang tersaji di bagian tengah panel LCD. Pada bagian samping dasboard Kawasaki Z800 terdapat indikator lampu utama serta lampu sein. Kemudian ada juga indikator penunjuk bahan bakar atau fuel meter. So, meski spesifikasi Kawasaki Z800 pada bagian panel dasboard terlihat begitu minimalis, namun telah menggunakan teknologi modern yang pastinya sangat user friendly
Mesin DOHC 800cc Hasilkan Performa Ganas
Setelah puas mengulas pada bagian luar dari spesifikasi Kawasaki Z800, kini saatnya mengetahui perubahan apa yang ditawarkan Kawasaki di sektor dapur pacu. Untuk bagian mesin, sepertinya tak terlalu ada perubahan signifikan dengan Kawasaki Z800 versi sebelumnya. Meski begitu, Kawaski mengklaim telah melakukan pembaruan pada mesin Z800 versi baru ini menjadi lebih baik. Sama seperti versi lamanya, Kawasaki Z800 ini masih mengandalkan mesin DOHC 4-stroke in line 16 katup yang memiliki kubikasi sebesar 806 cc. Mesin tersebut mendapat pasokan bahan bakar dengan sistem injeksi menggunakan perangkat Mikuni dengan katup ganda. Dengan dukungan transmisi manual 6 percepatan, mesin Kawasaki Z800 mampu memuntahkan tenaga sebesar  83 kW atau setara dengan 113 PS pada putaran 10.200 rpm. Sementara untuk torsinya, mesin Kawasaki Z800 ini mampu menghasilkan torsi sebesar 83.0 Nm pada putaran 8.000 rpm. Jadi, secara performa mesin, Kawasaki seri Z800 ini tetap menghasilkan performa mesin yang benar-benar ganas. Tak lupa, Kawasaki pun juga menggunakan teknologi sistem pengapian digital guna menyempurnakan pembakaran di ruang mesinnya. Meski memiliki power yang cukup ‘mengerikan’, sebenarnya spesifikasi Kawasaki Z800 pada bagian mesin ini masih cocok untuk keperluan berkendara harian.

Fitur

Fitur Standar Keamanan Lengkap
Sebagai sosok moge premium, tentunya spesifikasi Kawasaki Z800 juga dilengkapi dengan fitur keamanan dan kenyamanan yang sangat lengkap. Pada bagian pengereman, Kawasaki membekali motor barunya ini dengan sistem pengereman Anti-lock Braking System atau ABS. Sistem pengereman pada Kawasaki Z800 ini akan membuat proses cengkeraman rem menjadi lebih sempurna dan akan menghindarakan dari rem yang ‘mengancing’. Untuk sistem ABS pada Z800, Kawasaki menggunakan perangkat ABS buatan Nissin yang sangat berkualitas. Selain itu, Kawasaki Z800 juga memiliki fitur piggyback yang ditempatkan di bawah jok. Fitur ini berfungsi untuk meningkatkan proses pendinginan mesin serta bisa reposisi ke sisi kiri untuk menstabilkan motor. Fitur terakhir, Kawasaki Z800 dibangun dengan kombinasi desain motor yang nyaman untuk dikendarai, baik untuk keperluan riding harian maupun full akselerasi. So, spesifikasi Kawasaki Z800 ini memang sudah disesuaikan dengan karakternya yang cocok untuk harian ataupun touring ke luar kota.

Spesifikasi Kawasaki Z800

Mesin
Tipe Liquid Cooled, 4-Stroke in Line Four, DOHC 16-Valves
Kapasitas Mesin 806 cc
Tenaga Maksimum 83.0 kW (113 PS) / 10.200 rpm
Torsi Maksimum 83.0 Nm (8.5 kgf.m) / 8.000 rpm
Rasio Kompresi 11.9:1
Sistem Bahan Bakar Fuel Injection 34mmx4 (Mikuni), with dual throttle valves
Sistem Pengapian Digital
Rangka
Tipe Rangka Tubular backbone (with engine sub-frame), high-tensile steel
Dimensi
P x L x T 2.100 mm x 800 mm x 1.050 mm
Berat 229 kg
Kapasitas Bensin 17 L
Jarak dengan Tanah 150 mm
Tinggi Jok 834 mm
Jarak Sumbu Roda 1.445 mm
Suspensi dan Pengereman
Suspensi Depan 41 mm Inverted Fork, with rebound damping and spring preload adjustability
Suspensi Belakang Bottom-Link Unitrack, gas charged shock with piggy back reservoir and stepless rebound damping
Rem Depan Dual Semi Floating 310 mm petal disc
Rem Belakang Single 250 mm petal disc
Transmisi
Tipe Transmisi 6-Speed return
Tipe Kopling Wet Multi-disc Manual

Harga Kawasaki Z800

Puas membedah spesifikasinya, sekarang kita akan mengulas mengenai kisaran harga Kawasaki Z800 ini. Kali ini, Kawasaki memang tak banyak melakukan perubahan kepada Z800. Hal ini karena Kawasaki memang hanya ingin memberikan sentuhan minimalis, baik pada performa maupun desain fisiknya. Meski begitu, Kawasaki Z800 versi baru ini tetap memiliki aura street fighter yang lebih kentara jika dibandingkan dengan versi lamanya. Hal ini bisa dilihat dari desain bodi yang semakin agresif serta bentuk fascia depannya yang terlihat lebih gahar. Sementara itu, pada bagian jantung dapur pacu, Kawasaki tetap mempertahankan mesin DOHC 16 katup berkapasitas 806 cc. Ubahan sederhana ini pun sebenarnya tak terlalu berpengaruh pada banderol harga Kawasaki Z800 di pasaran. Meski begitu, ubahan minor pada Kawasaki seri Z800 ini memang membuat penampilannya lebih segar. Apalagi, kesan eksklusif yang dimiliki oleh seri Z800 ini tetap dipertahankan oleh Kawasaki. Nah, kira-kira banderol harga Kawasaki Z800 ini berapa ya?

Menurut kabar yang Mas Sena terima, banderol harga Kawasaki Z800 ini berada pada level Rp 200 jutaan. Untuk pasar otomotif Indonesia, harga tersebut memang tergolong sangat mahal. Namun lagi-lagi, karena ini adalah motor kelas premium, jadi wajar jika akhirnya harga Kawasaki Z800 selangit. Untuk versi lamanya, yakni keluaran tahun 2013, dibanderol dengan harga sekitar Rp 170 jutaan. Jika dibandingkan dengan banderol harga Kawasaki Z800 versi 2015, harga tersebut memang terpaut cukup jauh. Namun, karena versi baru ini memiliki beberapa upgrade, wajar saja jika harganya cukup tinggi. Faktor lain yang mampu menjadi daya tarik meski harga Kawasaki Z800 ini sangat mahal tentunya adalah eksklusivitas yang selalu menjadi ‘nilai jual’ utama produk-produk Kawasaki. Apalagi, kekuatan branding Kawasaki di kelas moge premium sudah cukup kuat. Ini tentunya menjadi modal penting bagi pabrikan asal Jepang tersebut.
Harga Kawasaki Z800
Sekitar Rp 200.000.000,-
Advertisement
Berbekal tampang lebih gagah, versi baru Z800 ini memang begitu memukau. Meski banderol harga Kawasaki Z800 sangatlah tinggi, tentu hal tersebut tak menjadi masalah bagi Bro dan Sis yang terbiasa mengendarai moge. Berbeda dengan keluarga Ninja yang punya kesan balap abis, kali ini Kawasaki Z800 tampil sebagai unit motor street fighter modern yang multifungsi. Bro dan Sis bisa menggunakan motor ini sebagai kendaraan harian, tentunya dengan perhitungan keramaian lalu lintas. Atau, bisa juga menggunakan motor ini sebagai partner touring ke luar kota. Harga Kawasaki Z800 yang mencapai Rp 200 jutaan pastinya akan membuat Bro dan Sis berfikir ulang saat ingin menebus motor ini. Namun, bagaimana pun juga, pamor Kawasaki seri Z sudahlah melegenda. Bagi Bro dan Sis yang memang penggemar moge bertipe street fighter sejati, kisaran harga Kawasaki Z800 ini tentunya bisa menjadi opsi yang menarik. So, tertarik menebus dan membawanya pulang? Baca juga review Mas Sena mengenai Kawasaki Ninja ZX-10R dan Honda CBR650F.


Rabu, 08 Maret 2017

Sobat MMBlog sekalian, bertubi-tubi, yups setelah Suzuki memperkenalkan motor-motor baru mereka, Kawasaki juga gak mau kalah dengan menampilkan unit baru mereka Sob. Salah satunya adalah Kawasaki Ninja 650 yang semakin Ninja banget tampilannya! Sedaaaap! Makin sporty, makin galak, dan makin gahar! Hmm, kenapa gak dari dulu-dulu aja yak Kawasaki bikin Ninja 650 jadi lebih Ninja begini, makin mantaap pastinya Sob!
Banyak yang berubah, mulai sasis, framework, tampilan body, panel indocator, bener-bener major facelift dah nih pokoknya Sob! Yang jelas, sepertinya ini motor bakalan punya rising quality yang jauh lebih oke ketimbang versi pendahulunya! Gileee, Ninja 650 lawas jadi motor limited edition dong yak, kalau yang ini harganya gak mungkin 106 jutaan lagih, wkwkwkwk. Dijamin makin ngejoooss! Speedometer merubah total, fix udah ada gear indicatornya Sob. tampilannya juga semakin atraktif dengan sentuhan elegan pada listnya yang berwarna silver! model angkanya juga negatif Sob, yups, backgroundnya gelap dan tulisannya putih terang!
banyak sekali updatenya, seperti dugaan MMBlog sebelumnya, kalau motor ini akhirnya mendapatkan perangkat rem dari Nissin, setelah bertahun-tahun menggunakan Tokico, Hmm, terlihat belum radial yah Sob, tapi cukuplah buat performa 650 CC, walaupun radial bisa lebih punya nilai jual! Swing arm lebih ngebananam asyik banget karena tampilannya jadi lebih sporty kekinian! nah, yang paling kuat sih ini motor jadi tajam, lebih runcing, dan bener-bener lebih ninja! yups, setangnya aja udah gak pakai setang pipa bar lagi, tapi udah pakai setang jepit Sob.




Bisa diyakini kalau ini motor pasti riding qualitynya lebih badai ketimbang versi lawas, improvement yang paling mutlak bisa jadijadi dari handlingnya nih! dan ini motor juga jadi lebih enteng Sob, hadeeuuhh, lagi-lagi, kenapa enggak dari dulu coba Ninja 650 modelnya lebih sporty begini, asli lebih ganteng, lebih slim, dan lebih garang! oke deh, semoga berguna yah! tinggal tunggu launching di tanah air nih Sob!

Selasa, 07 Maret 2017





2016 Kawasaki Z1000 ABS Review

2016 Kawasaki Z1000 ABS on www.Totalmotorcycle.com
Kawasaki’s naked street bike with Predatory Power and Sugomi™ Style...
The Kawasaki Z1000 motorcycle is both potent and capable, thanks largely to its impressive 1,043cc inline-four, in a manner that lesser powerplants simply cannot match. The Z1000 engine produces strong, instant thrust capable of embarrassing many hardcore sportbikes, while offering a more comfortable, upright riding position to give the rider greater leverage on the handlebar, allowing the motorcycle to excel in the corners.
New for the 2016 model year is an assist and slipper clutch as well as a new color scheme, which combines Golden Blazed Green with Metallic Matte Graphite Gray to create a dramatic machine that sets the stage for the excitement to follow.

Call Of The Wild
Sculpted bodywork brings the aggressive and unique sugomi inspired Z design to the next level, stripping off all unnecessary flourishes to boldly highlight brutal functionality. Enhancing the riding impact, the new engine and chassis settings deliver a stiffer, more direct ride transforming the Z1000 into the market’s most radical Supernaked.




2016 Kawasaki Z1000 ABS www.Totalmotorcycle.com Key Features
The twist of a grip, the growl of the engine, the adrenaline-pumping thrust of torque – when the raw elements of sport riding are all you crave, look to the Kawasaki Z1000 ABS. Pared down to the basics of performance, this no-frills “Urban Streetfighter” harnesses open-class power in a compact chassis with bold styling, minimal bodywork and lots of attitude.
•Powerful 1,043cc inline four-cylinder engine pulls strongly from all rpm and does not let up before the redline
•Engine delivers superb response, a strong mid-range hit and an intoxicating intake howl
•Highly rigid aluminum twin-tube frame features a high degree of mass centralization, creating a balance between crisp turning and planted handling
•The Showa SFF-BP (Separate Function Fork – Big Piston) offers both comfort and sport potential ideal for aggressive street riding
•High performance brake package includes radial-mount monobloc calipers, radial-pump front brake master cylinder and 310mm petal-type rotors



Die-cast Mirrors
New mirrors have a sharper design that contributes to the aggressive image. Die-cast mirror stays contribute to a less plastic, higher quality feel of the cockpit.

LED headlamp
The thin, compact headlamp cowl was positioned as low as possible, extending the line that starts from the top of the tank. This is first time for Kawasaki to use the reflector-less LED headlamp design. Using LED lamps allows the design to be thin, the shape contributing to the more intense glare of the new Z1000’s face, and the reflector-less design further enhances its predatory appearance. There are four long-life, low-energy LED bulbs: two low-beam (centre), two high-beam (outside). All four bulbs light up when the high-beams are on. A separate LED position lamp is located on the meter cover


Mass Centralisation
The exhaust system (with large pre-chamber and short silencers), Horizontal Back-link rear suspension and the use of downdraft throttle bodies are the greatest contributors to mass centralisation. The Horizontal Back-link rear suspension arrangement frees up space taken up by the Uni-Trak suspension lower linkage, enabling a larger pre-chamber, which in turn allows the use of shorter mufflers and contributes to mass centralisation. The lightweight aluminium rear frame also contributes. The result is light, sharp handling.

Instrumentation
The Z1000’s compact instrument cluster is mounted directly to the handlebar, which added to design freedom and helped realise the compact headlamp cowl. Its low position creates an unobstructed view of the road ahead. The futuristic design of the LED tachometer and LCD screen reflects the sport potential of the new Z.

 

 
2016 Kawasaki Z1000 ABS www.Totalmotorcycle.com Features and Benefits

The Z1000 motorcycle remains the flagship model, featuring “Sugomi” design language, which is intended to invoke a crouching predator, while painstaking details include the special “Z” ignition key, machined aluminum steering stem bolt and the intricate “Z” motif seat cover.
The 1,043cc, DOHC, liquid-cooled, 16-valve engine features impressive low- and mid-range torque – where most street bikes spend their time. It also uses cylinder-connecting passageways to strengthen the performance in the mid- and high RPM range by reducing the pumping losses associated with displacing air inside the crankcase.
Digital Timing Advance further contributes to the increased low- and mid-range power, while spark plug-mounted ignition coils help ensure perfect and powerful timing for each cylinder.
It’s the ideal engine for a road-going naked sportbike – aggressive, powerful, flexible, and delivering the legendary reliability associated with Kawasaki.
In the transmission, short overall gearing complements the responsive engine to deliver astounding thrust at the rider’s command. When the road opens up, this stylish streetfighter can stretch its legs thanks to a tall sixth gear that maintains comfortable cruising RPM for highway riding.
The new assist and slipper clutch was developed from Kawasaki’s experience on the racetrack. The clutch uses two types of cams (an assist cam and a slipper cam), allowing it to provide two new functions, not available on the standard clutch of the previous model.
When the engine is under load, the assist cam functions to pull the clutch hub and operating plate together to compress the clutch plates. This allows the total clutch spring load to be reduced, resulting in a lighter clutch lever pull. Fewer?clutch springs (three replacing five springs on the previous model) translate to a 30% lighter clutch lever feel.
When backload is applied (i.e. excessive engine braking occurs), perhaps as the result of quick downshifts (or even an accidental downshift), the slipper cam then comes into play. It forces the clutch hub and operating plate to separate, relieving pressure on the clutch plates and reducing back-torque. This helps to reduce the rear tire from hopping and skidding, allowing the rider to retain control of the motorcycle.
The Z1000 features an advanced aluminum frame, similar to the Ninja® ZX™-10R superbike. The lightweight assembly curves over the engine, cradling it from above and solidly bolted to it in three places. The fourth mount is rubber-backed to provide added vibration isolation with torsional rigidity.
The frame design allowed the engineers to keep the bike’s waist narrow for superb rider interface, maximum comfort and control. The main frame and swingarm pivot pieces are cast as a single unit. Its subframe tapers to a very shallow cross-section at the rear, allowing the bodywork to take-on an aggressive, minimalist profile.
Suspension is handled by a fully adjustable 41mm inverted Showa Separate Function Fork – Big Piston (SFF-BP) up front. It has springs in both tubes, with dedicated preload adjustability in the left tube and dedicated damping pistons and adjustability in the right. The Big Piston design provides smooth action during the initial part of the stroke and contributes excellent feel during heavy braking.
The horizontal back-link rear shock is mounted above the swingarm to move it away from the exhaust heat and centralize its mass. The single-shock damper is mounted almost horizontally above the swingarm for optimal mass centralization and heat resistance. The gas/oil shock offers superb wheel control whether you’re hammering along deserted backroads or prowling pothole-infested city streets.
Great-looking, one-piece monobloc radial-mount front brake calipers offer world-class stopping power and feel. The ABS-equipped brake system uses 310mm petal-type front rotors and a radial pump master cylinder.
The sculpted styling of the Z1000 motorcycle is one of its most stunning aspects. The thin, compact headlight housing was positioned as low as possible, extending the line that starts from the top of the tank.
Slim, futuristic-styled radiator shrouds partially surround the Z1000’s powerful engine, and an under-cowl contributes greatly to the aggressive appearance.
The slender tail section further contributes to the bike’s crouched-forward appearance. The compact passenger pad was designed to integrate with the rider’s seat and gives the appearance of a solo-seat cover, adding to the sporty look of the tail section.
In keeping with its radical looks, the Z1000 offers a superlative riding position. The wide, large-diameter aluminum handlebar offers great leverage for aggressive maneuvers, and the knurled metal footpegs grip the rider’s boots to provide a direct-connection to the chassis. It all adds up to the perfect ergonomics for maximum agility without sacrificing comfort.
A large selection of Kawasaki Genuine Accessories is available through authorized Kawasaki dealers, including a meter cover, tank pad, frame and axle sliders, crankcase protector and a cover.



 


 

 
2016 Kawasaki Z1000 ABS - www.Totalmotorcycle.com USA Specifications/Technical Details
US MSRP Price: $11999 USD

Engine: Four-stroke, liquid-cooled, DOHC, four valves per cylinder, inline-four
Displacement: 1,043cc
Bore x stroke: 77 x 56mm
Compression ratio: 11.8:1
Fuel injection: DFI® with four 38mm Keihin throttle bodies, oval sub-throttles
Ignition: TCBI with digital advance
Transmission: Six-speed
Final drive: Sealed chain
Rake / trail: 24.5 degrees / 4"
Frame type: Aluminum backbone
Front tire: 120/70 ZR17
Rear tire: 190/50 ZR17
Wheelbase: 56.5"
Front suspension / wheel travel: 41mm inverted Showa SFF-BP fork with stepless compression and rebound damping and spring preload adjustability / 4.7"
Rear suspension / wheel travel: Horizontal monoshock with stepless rebound damping, adjustable spring preload / 4.8"
Front brakes: Dual 310mm petal-type rotors with radial-mount four-piston monobloc calipers and ABS
Rear brake: Single 250mm petal-type rotor with single-piston caliper and ABS
Overall length: 80.5"
Overall width: 31.1"
Overall height: 41.5"
Seat height: 32.1"
Curb weight: 487.3 lb
Fuel capacity: 4.5 gallons
Color choices: Golden Blazed Green / Metallic Matte Graphite Gray
MSRP: $11,999
Warranty: 12 Months
Kawasaki Protection Plan™ (optional): 12, 24, 36, and 48 month plans are available






2016 Kawasaki Z1000 ABS - www.Totalmotorcycle.com Canadian Specifications/Technical Details
Canada MSRP Price: $ See Dealer for pricing in CDN

TBA






2016 Kawasaki Z1000 ABS - www.Totalmotorcycle.com European Specifications/Technical Details
Europe/UK MSRP Price: £8,899 Non-ABS; 10,149 ABS GBP (On The Road inc 20% Vat)

Engine
Engine type
Liquid-cooled, 4-stroke In-Line Four
Displacement
1,043 cm3
Bore x stroke
77.0 x 56.0 mm
Compression ratio
11.8:1
Valve/Induction system
DOHC, 16 valves
Fuel system
Fuel injection:ø38 mm x 4 (Keihin) with oval sub-throttles
Ignition
Digital
Starting
Electric
Lubrication
Forced lubrication, wet sump with oil cooler
Frame
Frame type
Twin-tube, aluminium
Rake/Trail
24.5o / 101 mm
Wheel travel, front
120 mm
Wheel travel, rear
122 mm
Tyre, front
120/70ZR17M/C (58W)
Tyre, rear
190/50ZR17M/C (73W)
Steering angle, left / right
29o / 29o
Performance
Maximum power
104.5 kW {142 PS} / 10,000 rpm
Maximum torque
111 Nom {11.3 kgfom} / 7,300 rpm
Transmission
Transmission
6-speed, return
Final Drive
Sealed chain
Primary reduction ratio
1.627 (83/51)
Gear ratios: 1st
2.600 (39/15)
Gear ratios: 2nd
1.950 (39/20)
Gear ratios: 3rd
1.600 (24/15)
Gear ratios: 4th
1.389 (25/18)
Gear ratios: 5th
1.238 (26/21)
Gear ratios: 6th
1.107 (31/28)
Final reduction ratio
2.867 (43/15)
Clutch
Wet multi-disc, manual
Brakes
Brakes, front
Dual semi-floating 310 mm petal discs; Caliper: Dual radial-mount, monobloc, opposed 4-piston
Brakes, rear
Single 250 mm petal disc ; Caliper: Single-piston
Suspension
Suspension, front
41 mm inverted fork with top-out springs, stepless compression and rebound damping, and spring preload adjustability
Suspension, rear
Horizontal Back-link, gas-charged, with stepless rebound damping
Dimensions
Dimensions (L x W x H)
2,045 x 790 x 1,055 mm
Wheelbase
1,435 mm
Ground Clearance
125 mm
Fuel capacity
17 litres
Seat height
815 mm
Curb Mass
220 kg / 221 kg (ABS)



*Starting at MSRP is the manufactured suggested price and excludes delivery, setup, tax, title, license, and additional fees and expenses. Bikes may be shown with optional accessories. Final sale price determined by an authorized dealer. Specifications and MSRP are subject to change.
Manufacturer Specifications and appearance are subject to change without prior notice on Total Motorcycle